News

Fernando Emas : Formula E Rawan Rugi Karena Minimnya Sponsor, BPK Harusnya Audit Proyek Penyelenggaraan

Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS angkat bicara perihal sponsor yang mendanai penyelenggaraan Formula E.

Dia menyebut bahwa memang sudah ada perusahaan yang sudah bersedia menjadi sponsor penyelenggaraan Formula E namun masih jauh dari apa yang diharapkan oleh pihak penyelenggara.

“Karena sponsor masih jauh dari apa yang diharapkan sehingga pihak penyelenggara masih belum mengumumkan siapa saja yang menjadi sponsor penyelenggaraan Formula E,” tegas Fernando Emas, hari ini.

Apalagi, kata dia, pihak penyelenggara masih berharap perusahaan BUMN ada yang menjadi sponsor penyelenggaraan Formula E, dan hal ini membuktikan bahwa pihak penyelenggara belum berhasil mendatangkan sponsor penyelenggaraan Formula E yang diharapkan menghasilkan keuntungan seperti yang dijanjikan.

“Sebaiknya memang perusahaan BUMN tidak mengambil bagian menjadi sponsor penyelenggaraan Formula E karena tidak akan memberikan manfaat untuk menambah pendapatan perusahaan, buat panitia fokus mencari sponsor dari pihak swasta,” ungkap Fernando Emas.

Dia bersyukur kalau tiket formula E sudah habis terjual walaupun diborong WNA hanya saja perlu dilihat nanti pada saat penyelenggaraan. Apakah kursi penonton akan terisi jangan sampai hanya strategi penyelenggara untuk menarik minat penonton.

“Kurang berminatnya warga lokal membuktikan bahwa penyelenggaraan Formula E hanya untuk memuaskan ambisi gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ngebet ingin maju sebagai capres pada pilpres 2024,” sebutnya.

Dikatakannya, Formula E hanya dipakai sebagai kepentingan politik Anies Baswedan bukan untuk kepentingan masyarakat DKI Jakarta, sehingga wajar ketika kurang diminati oleh warga lokal dan juga pihak perusahaan menjadi sponsor penyelenggara Formula E.

“Karena minimnya sponsor sangat mungkin penyelenggaraan Formula E akan menimbulkan kerugian. Saya berharap BPK melakukan audit terhadap penyelenggaraan Formula E sehingga tidak ada penyelewengan dana dari penyelenggaraan Formula E,” sarannya.

Fernando Emas menambahkan dalam melakukan pendalaman informasi mengenai biaya membeli hak penyelenggaraan dan komitmen fee Formula E seharusnya meminta keterangan Marcus John.
Sebagai penghubung Jakpro dengan FIA Formula E sangat mengetahui jumlah besaran sesungguhnya membeli hak penyelenggaraan dan komitmen fee Formula E.

“Apalagi sebagai salah satu pihak yang memiliki peran penting atas hak penyelenggaraan tentu sangat penting untuk dimintai keterangan dan informasi,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top