News

Pengamat : Publik Lebih Percaya Kejagung Dibandingkan KPK Soal Penanganan Kasus Korupsi Formula E

JAKARTA – Perkara dugaan korupsi di penyelenggaan balapan Formula E Jakarta saat ini tengah diselidiki Komisi Pemberantan Korupsi (KPK).

KPK dalam pernyataan terbarunya pada (3/8/2022) mengungkapkan masih terus konsisten menyelidiki perkara tersebut.

Kendati demikian, KPK belum merinci sejauh masa proses penyalidikan yang sedang berlangsung itu.

Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando EMaS, menilai saat ini banyak pihak menantikan perkembangan terbaru kasus Formula E.

Fernando menyarankan agar lembaga antirasuah itu dapat segera menuntaskan hasil penyelidikan kasus dugaan korupsi Formula E.

Ia juga mendesak agar KPK secara gamblang dan terbuka untuk meningkatkan proses itu ke tahap penyidikan apabila dari alat bukti dapat disimpulkan ada peristiwa korupsi.

“KPK memang perlu melalukan secara cermat dan hati-hati melakukan analisis terhadap barang bukti dan keterangan para saksi namun harus memiliki target waktu penyelesaian analisis terhadap barang bukti yang dimiliki oleh KPK,” kata Fernando.

Fernando menegaskan, KPK juga perlu memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai perkembangan hasil penyelidikan dan tak hanya sekadar formalitas.

“KPK harus secara transparan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai temuan yang dimiliki baik alat bukti dan juga keterangan para saksi yang sudah dimintai keterangan,” katanya.

“Kalau melihat lamanya waktu penyelidikan yang dilakukan oleh KPK seharusnya dalam waktu dekat sudah memiliki kesimpulan untuk disampaikan pada masyarakat apakah akan ditingkatkan ke penyidikan,” ungkapnya.

Fernando menyatakan, ada kemungkinan bahwa KPK tidak akan menunggu habisnya masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta dalam menentukan status pemeriksaan apakah dinaikkan ke penyidikan.

“Kemungkinan dalam waktu dekat Anies akan dipanggil oleh KPK agar segera menentukan status kasus dugaan penyelenggaraan Formula E dan juga status Anies Baswedan karena KPK saat ini butuh momentum untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat yang sudah berkurang,” katanya.

“Apalagi saat ini masyarakat lebih percaya kepada Kejaksaan Agung dibandingkan kepada KPK dalam melakukan penanganan kasus korupsi,” ujarnya.

Sebagai mana diketahui, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto menyebut hingga saat ini penyelidikan perkara Formula E masih terus berlangsung.

“Saya akan konsisten, Formula E masih lidik,” kata Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto kepada wartawan, Rabu (3/8/2022).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top